Setiap Hari Hirup Debu Pasir, Warga Desa Labae Minta Pemkab dan Aparat Turun Tangan
SOPPENG — Ruas jalan di Desa Labae, Kecamatan Citta, Kabupaten Soppeng, dikeluhkan warga setempat. Setiap hari, puluhan mobil dam truk (dump truck) pengangkut pasir lalu lalang melintasi jalan desa tersebut hingga menyebabkan debu dan abu beterbangan secara masif.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu pandangan pengendaran yang melintas, tetapi juga dinilai mulai mengancam kesehatan dan kenyamanan permukiman warga di sepanjang jalur yang dilalui kendaraan bermuatan berat tersebut.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, aktivitas lalu lalang truk pasir ini berlangsung dari pagi hingga sore hari bahkan sampai malam. Debu tebal terlihat membubung tinggi setiap kali truk melintas dengan kecepatan sedang hingga tinggi, terutama saat ini musim kemarau
"Setiap hari kami harus menghirup debu dari truk pengangkut pasir yang lewat. Rumah-rumah di pinggir jalan cepat sekali kotor, dan abu masuk sampai ke dalam rumah," ujar salah seorang warga Desa Labae, Minggu (11/10/2026).
Selain berdampak pada kebersihan lingkungan permukiman, warga juga mengeluhkan dampak debu terhadap kondisi kesehatan respiratory masyarakat setempat, khususnya anak-anak dan lansia. Beberapa pengendara roda dua yang melintas kerap mengaku perih di mata serta sesak akibat kepulan abu dari jalan yang di lalui kendaraan bermuatan pasir.
Warga menduga salah satu penyebab parahnya abu yang beterbangan adalah penutup terpal pada muatan truk yang kerap tidak dipasang secara rapat, atau adanya ceceran pasir dan tanah yang jatuh ke badan jalan lalu terlindas kendaraan lain hingga menjadi debu halus.
Atas kondisi ini, masyarakat Desa Labae berharap adanya perhatian serta tindakan tegas dari pihak-pihak terkait, baik dari pengelola tambang/angkutan pasir maupun instansi pemerintah dan kepolisian setempat.
Warga meminta agar sopir dam truk mewajibkan penggunaan penutup muatan terpal yang ketat, membatasi kecepatan saat melintasi permukiman desa, serta rutin melakukan penyiraman jalan guna mengurangi kepekatan debu yang beterbangan.



Posting Komentar