Dipandu Wanita Sexy dan Gemoy, Begini Pengakuan oknum Kades Leworeng Saat Berada di Tempat Hiburan Malam di Makassar
SOPPENG — Jagat maya dan ruang publik di Kabupaten Soppeng mendadak gempar. Sebuah foto yang memperlihatkan dugaan aksi tak terpuji sejumlah Kepala Desa (Kades) asal Bumi Latemmamala di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) beredar luas dan memicu gelombang kecaman.
Dalam tangkapan kamera yang beredar berantai tersebut, tampak para abdi masyarakat ini tengah asyik duduk didampingi sejumlah wanita pemandu lagu atau Lady Companion (LC). Tak hanya itu, di atas meja terdapat bebera pitcher berlabel Bintang yang diduga kuat dikonsumsi dalam pertemuan malam tersebut.
Informasi yang dihimpun, beberapa wajah yang teridentifikasi dalam foto tersebut diduga kuat adalah, Mannahawu (Kepala Desa Tinco). Rusdi (Kepala Desa Leworeng). Muh Tang (Kepala Desa Sering). Marhabang (Kepala Desa Lalabata Riaja)
Hal yang paling menyayat hati publik adalah momentum pelesiran malam tersebut. Aktivitas hiburan malam itu diduga kuat dilakukan sesaat setelah para kepala desa tersebut menghadiri agenda resmi Komunikasi Catatan (Komcat) Sulawesi Selatan—sebuah kegiatan penting yang berkaitan erat dengan jalannya roda pemerintahan dan kegubernuran.
Bukannya membawa oleh-oleh program atau inovasi untuk kemajuan desa, momentum tersebut justru diduga dimanfaatkan untuk pelesiran yang dinilai melabrak etika moral pejabat publik.
Tindakan ini pun langsung memantik kritik pedas dari berbagai elemen masyarakat. Sebagai pucuk pimpinan di tingkat desa yang bersentuhan langsung dengan warga, perilaku tersebut dinilai sangat melukai hati masyarakat, terlebih di tengah tuntutan peningkatan pelayanan publik dan pemulihan ekonomi di akar rumput.
"Kalau benar itu dilakukan oleh oknum kepala desa, tentu sangat disayangkan. Mereka dipilih oleh rakyat untuk melayani masyarakat, bukan malah mempertontonkan gaya hidup yang mencoreng wibawa jabatan," cetus salah seorang warga Soppeng yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.
Saat dikonfirmasi langsung melalui panggilan whatsapp oleh awak media, sabtu, 13/6 2026. beberapa kades yang terciduk dalam foto tersebut mengakui kebenaran momentum malam itu.
Mannahawu (Kades Tinco), Rusdi (Kades Leworeng), dan Marhabang (Kades Lalabata Riaja) membenarkan bahwa mereka memang berada di lokasi tersebut. Namun, sebagai pembelaan, mereka berdalih bahwa kehadiran mereka di THM tersebut karena memenuhi ajakan dari seseorang.
Sementara itu dari pengakuan kades leworong ( Rusdi ) ia berdalih saat berada di tempat hiburam malam dirinya tidak konsumsi minum alkohol.
" Saya memang tidk suka minuman begitu " Ujarnya.
Meskipun ada pengakuan dan dalih "diajak", publik tampaknya tidak mau menerima alasan tersebut begitu saja. Kini, gelombang desakan dari masyarakat terus menguat.
Warga meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng, dinas terkait (Dinas PMD), serta instansi pembina aparatur desa untuk segera turun tangan. Publik menuntut adanya klarifikasi transparan serta sanksi dan langkah tegas jika para oknum kepala desa tersebut terbukti melanggar kode etik dan sumpah jabatan sebagai pejabat publik.


Posting Komentar