Kebersamaan di Rumah Jabatan, Bupati Soppeng Berbagi Berkah dengan Santri dan Anak Yatim
SOPPENG – Di tengah kemuliaan bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Bupati Suwardi Haseng, menggelar acara buka puasa bersama yang penuh makna dengan kalangan santri dan anak yatim. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Soppeng pada Minggu, 15 Maret 2026 ini, menjadi bukti nyata kepedulian dan upaya mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan generasi penerus bangsa di bidang keagamaan.
Sebanyak 125 anak yatim dan santri yang berasal dari berbagai pondok pesantren serta rumah tahfidz di Kabupaten Soppeng, didampingi oleh 25 pembina dari lembaga pendidikan keagamaan masing-masing, memenuhi undangan Bupati. Sejak sore hari, suasana hangat dan penuh kebersamaan telah mewarnai halaman rumah jabatan bupati yang dipadati oleh para peserta.
Para santri dan anak yatim yang hadir mewakili berbagai lembaga pendidikan keagamaan terkemuka di Soppeng, termasuk Pondok Pesantren Yasrib Lapajung, Darunnaiem Pesse, DDI Pattojo, Hidayatullah Ganra, Siratal Mustaqim, Darussalihin, As’adiyah Kebo, Pondok Tahfidz Welongnge, serta MI Pergis Ganra.
Dalam sambutannya, Bupati Soppeng Suwardi Haseng, SE., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya yang tulus atas kesempatan untuk berbagi kebersamaan di bulan penuh berkah ini. Ia menekankan bahwa para santri dan penghafal Al-Qur’an adalah aset berharga dan harapan besar bagi masa depan umat serta daerah. Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk senantiasa memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan pendidikan keagamaan dan peningkatan kesejahteraan anak-anak yatim.
"Saya merasa sangat bahagia sore ini. Bukan hanya karena jabatan ini, tetapi karena rumah jabatan ini dipenuhi oleh generasi penerus yang sedang menempuh jalan mulia sebagai penjaga Al-Qur'an," ujar Bupati Suwardi dengan penuh haru.
Beliau juga tak lupa memberikan motivasi kepada para santri agar senantiasa semangat dalam menuntut ilmu dan menjaga nilai-nilai luhur agama dalam kehidupan sehari-hari. "Perjalanan kalian mungkin tidak selalu mudah, namun percayalah, kalian tidak pernah sendirian. Ada guru, pembina, masyarakat, dan pemerintah daerah yang selalu mendokan serta mendukung langkah kalian," tambahnya, memberikan suntikan semangat kepada para santri.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah Ramadhan yang inspiratif dari KH Sulaiman Usman. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk memaksimalkan bulan Ramadhan sebagai momentum peningkatan kualitas ibadah dan amal kebaikan, serta memperkuat keimanan dan menumbuhkan kepedulian sosial, khususnya terhadap anak yatim dan penuntut ilmu agama.
Setelah tausiah, suasana khusyuk menyelimuti saat zikir dan doa bersama dipimpin oleh Ustaz Junaidi, di mana seluruh hadirin menengadahkan tangan memanjatkan doa menjelang waktu berbuka puasa. Menjelang azan Magrib, hidangan berbuka puasa telah disiapkan, menyatukan para santri, pembina, dan jajaran pemerintah daerah dalam kebersamaan tanpa sekat, mencerminkan semangat persaudaraan di bulan suci.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dan yatim piatu, serta bantuan kepada para pembina dan pendamping dari pondok pesantren dan rumah tahfidz. Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap melalui kegiatan ini, hubungan dengan lembaga pendidikan keagamaan semakin erat dan kepedulian sosial terhadap anak yatim semakin tumbuh, menjadikan Ramadhan sebagai momentum penguatan nilai keagamaan dan kebersamaan di Kabupaten Soppeng. *


Posting Komentar